www.AlvinAdam.com


Berita 24 Sulawesi Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 19.43

Kolaborasi Jadi Kunci Suksesnya Visit Wonderful Indonesia 2018

Kolaborasi Jadi Kunci Suksesnya Visit Wonderful Indonesia 2018

Koran Sindo

Kolaborasi Jadi Kunci Suksesnya Visit Wonderful Indonesia 2018
Kolaborasi Jadi Kunci Suksesnya Visit Wonderful Indonesia 2018. (Istimewa).
A+ A- JAKARTA - Kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder pariwisata di Indonesia kian solid dan membuahkan program Visit Wonderful Indonesia 2018.
Program Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018 yang digagas industri pariwisata sejak awal tahun ini semula ditujukan untuk memacu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) saat musim sepi wisata atau low season. Paralel dengan itu, dalam enam bulan terakhir Kementeria n Pariwisata (Kemenpar) bersama stakeholder juga menyiapkan 100 event pariwisata unggulan berskala internasional yang lantas dikemas dalam Calendar of Event Wonderful Indonesia (CoE WI) 2018.
Kedua program tersebut lantas disinkronkan dengan tujuan memacu kunjungan wisman pada tahun depan yang ditargetkan sebanyak 17 juta wisman. “Kita menyiapkan CoE WI dan paket tur ViWI 2018 yang ada di 18 destinasi unggulan yang paling siap dalam mendatangkan wisman ke Indonesia,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.
Menpar mengatakan, penyiapan pelaksanaan CoE WI dan paket tur ViWI 2018 melibatkan dukungan semua stakehoder pariwisata dalam semangat Indonesia Incorporated. CoE WI 2018 juga antara lain mempersiapkan 100 premier event, di antaranya dua event besar, yaitu Asian Games dan pertemuan tahunan IMF-WB yang akan menjadi momentum untuk mendulang banyak wisman.
Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang juga Ketua ViWI 2018 Hariyadi Sukamdani me ngatakan, ViWI 2018 melibatkan 16 asosiasi pariwisata dan 14 perwakilan Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) di luar negeri. ViWI 2018 ditargetkan bisa menjaring 2,5 juta wisman ke Indonesia.
Hariyadi mengharapkan dukungan pemerintah daerah dan komitmen dari penyelenggaraan event guna menyukseskan program yang akan dipasarkan juga secara digital dengan pintu masuk di situs www.indonesia.travel.
Hariyadi menegaskan, jika pariwisata ingin melaju kencang, stakeholder jangan hanya melakukan business as usual dan harus bersinergi. “Koordinasi ini menambah optimisme kami bahwa tahun depan akan lebih cerah. Belum pernah kejadiannya pariwisata bersatu begini. Dengan kita bergerak, hal itu bisa menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.
Terpisah, Direktur Hubungan Industri dan Pemerintah World Travel and Tourism Council (WTTC) Helen Marano menilai Pemerintah Indonesia sudah berada pada jalur yang benar dalam mengembangkan pariwisata. Kampanye Wonderful Indonesia ( WI) yang masif di luar menjadi daya tarik, apalagi Indonesia kaya akan kebinekaan yang bisa ditawarkan kepada wisatawan global. Helen menyarankan promosi WI juga disertai kesiapan destinasi dan harus ada kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan industri atau swasta.
“Kolaborasi adalah mantra yang ampuh. Pemerintah harus bermitra dengan sektor swasta,” ujarnya pada acara Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2018 di Jakarta.
Mengenai kolaborasi, pemerintah juga berupaya menggandeng swasta untuk berinvestasi di sektor pariwisata, khususnya membangun amenitas. Tahun ini pemerintah menargetkan investasi pariwisata sebesar USD1,7 miliar, baik investasi dari dalam negeri (PMDN) maupun dari luar negeri (PMA). Lokasi yang banyak diminati investor adalah DKI Jakarta, Bali, Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Barat.
Pada tahun depan, investasi pariwisata baik asing maupun domestik ditargetkan mencapai USD2 miliar. Selain itu hingga 2019, target investasi juga ditu jukan untuk pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) yang membutuhkan total investasi USD20 miliar
Sementara itu ekonom Faisal Basri mengingatkan pemerintah untuk tidak hanya fokus pada target mendatangkan wisman, melainkan juga pada upaya menjadikan masyarakat Indonesia nyaman berwisata di dalam negeri. Dia menyebut saat ini terdapat 78 juta orang Indonesia yang siap untuk berwisata. Dengan gencarnya promosi wisata dari negara asing ditambah ajang travel fair yang banyak menawarkan diskon menarik, jumlah orang Indonesia yang berwisata ke luar negeri (outbound) bisa jadi lebih banyak daripada kunjungan wisman ke Indonesia (inbound).
“Saat ini pertumbuhan inbound masih lebih cepat ketimbang outbound. Pada 2018â€"2019 boleh jadi pertumbuhan outbound lebih tinggi,” ucapnya. halaman ke-1 dari 2
  • 1
  • 2
Follow Us : Follow @SINDOnewsSumber: Google News | Berita 24 Sulbar

thumbnail

Posted by On 19.43

17 Tahun Warung Nike Ardilla Merawat Cita Rasa Pelanggan

17 Tahun Rumah makan (RM) Nike Ardilla di jalan jenderal Sudirman Polewali Mandar Sulawesi Barat setia merawat cita rasa pelanggannya. Suasana desaian interior warung mirip museum Nike Ardilla dan cita rasa masakan dan minuman khas yang ditawarkan membuat warung ini tak ketinggalan pelanggan di tengah persaingan bisnis kuliner.KOMPAS.Com 17 Tahun Rumah makan (RM) Nike Ardilla di jalan jenderal Sudirman Polewali Mandar Sulawesi Barat setia merawat cita rasa pelanggannya. Suasana desaian interior warung mirip museum Nike Ardilla dan cita rasa masakan dan minuman khas yang ditawarkan membuat warung ini tak ketinggalan pelanggan di tengah persaingan bisnis kuliner.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.COM - Rumah makan Nike Ardilla yang berdiri sejak 17 tahun lalu di jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, hingga kini tetap setia merawat cita rasa pelanggannya dengan aneka menu masakan dan minuman yang ditawarkannya.

Persaingan bisnis kuliner yang ketat tak membuat warung yang didesain mirip museum ini kehilangan pelangganya.

Aneka menu masakan dan minuman yang memiliki cita rasa khas dan diberi nama unik menggunakan judul lagu-lagu penyanyi rock legendaris Nike Ardilla, membuat Rumah makan ini memiliki daya tarik tersendiri di kalangan penikmat kuliner.

Beberapa nama menu yang unik misalnya, sate ayam seberkas sinar, ayam goreng sandiwara cinta, ayam bakar nike ardilla, dan nasi goreng bintang kehidupan.

Pelanggan tak hanya puas menikmati aneka masakan lezat, tapi juga berwisata sambil menyaksikan aneka koleksi benda-benda penyanyi legen daris almarhum Nike Ardilla.

Beberapa koleksi yang dipajang di antaranya gaun busana, gantungan kunci, kaset, tas, sepatu, cincin dan gelang perhiasan, gaun pertunjukan yang pernah digunakan Nike Ardilla saat konser di berbagai tempat di indonesia, termasuk rancangan gaun yang belum sempat digunakan hingga ajal datang menjemputnya.

Semua dikoleksi dan ditata lengkap untuk memanjakan para pelanggannya. Tak heran jika warung ini banyak dipilih warga, tak terkecuali kalangan pejabat dan wisatawan asing.

17 Tahun Rumah makan (RM) Nike Ardilla di jalan jenderal Sudirman Polewali Mandar Sulawesi Barat setia merawat cita rasa pelanggannya. Suasana desaian interior warung mirip museum Nike Ardilla dan cita rasa masakan dan minuman khas yang ditawarkan membuat warung ini tak ketinggalan pelanggan di tengah persaingan bisnis kuliner.KOMPAS.Com 17 Tahun Rumah makan (RM) Ni ke Ardilla di jalan jenderal Sudirman Polewali Mandar Sulawesi Barat setia merawat cita rasa pelanggannya. Suasana desaian interior warung mirip museum Nike Ardilla dan cita rasa masakan dan minuman khas yang ditawarkan membuat warung ini tak ketinggalan pelanggan di tengah persaingan bisnis kuliner.Bertandang ke rumah makan Nike Ardilla di Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, pelanggan serasa disuguhi nuansa berbeda dengan kebanyakan warung lainnya.

Di depan pintu masuk, pengunjung langsung disuguhi sejumlah foto-foto Nike Ardilla. Pelayanan yang ramah dan suguhan aneka menu masakan dan minuman segar, serta lagu-lagu dan rekaman kisah perjalan karier Nike Ardilla, makin menambah nikmat suasana pengunjung.

Beberapa layar televisi yang mengulas kisah hidup Nike Ardilla, dipasang di bilik ruangan untuk menghibur pengunjung. Setiap pengunjung dapat memesan lagu kegemaran yang pernah dipopulerkan Nike Ardilla atau berkaraoke ria sambil menyantap menu masakan da n minuman.

Di sejumlah lemari etalase, pengunjung menyaksikan ratusan lembar koleksi foto, gaun, dan CD Nike Ardilla. Barang-barang tersebut tidak untuk dijual, Anda hanya boleh membawa koleksi foto selfie yang mengambil suasana interior rumah makan Nike Ardilla.

Sejumlah gaun yang pernah digunakan Nike Ardilla tampil dalam berbagai even pertunjukan dipajang di warung ini. Bahkan sejumlah gaun yang belum sempat digunakan Nike ardilla sebelum kecelakaan naas menjemput nyawanya, bisa disaksikan para pengunjung di warung ini.

RM Nike Ardilla didirikan tahun 2001. Tak hanya pelanggan biasa, para fans Nike Ardilla juga kerap mampir di warung ini untuk sekadar bernostalgia.

17 Tahun Rumah makan (RM) Nike Ardilla di jalan jenderal Sudirman Polewali Mandar Sulawesi Barat setia merawat cita rasa pelanggannya. Suasana desaian interior warung mirip museum Nike Ardilla    dan cita rasa masakan dan minuman khas yang ditawarkan membuat warung ini tak ketinggalan pelanggan di tengah persaingan bisnis kuliner.KOMPAS.Com 17 Tahun Rumah makan (RM) Nike Ardilla di jalan jenderal Sudirman Polewali Mandar Sulawesi Barat setia merawat cita rasa pelanggannya. Suasana desaian interior warung mirip museum Nike Ardilla dan cita rasa masakan dan minuman khas yang ditawarkan membuat warung ini tak ketinggalan pelanggan di tengah persaingan bisnis kuliner."Masuk di warung Nike Ardilla kita tak hanya menyantap aneka makanan dan minuman lezat dan segar, tapi juga bisa mengobati kerinduan kita pada sosok artis legendaries Nike Ardilla," ujar Haji Tarsan, salah satu pengunjung.

Mampir di warung unik ini, pengunjung juga serasa berwisata ke museum Nike Ardilla. Tak heran jika pemiliknya mengklaim warung ini sebagai obyek wisata kuliner yang tak pernah sepi pengunjung.

"Pengujung tak hanya puas karena menikmati aneka masakan dan minuman unik, t api juga bisa mengobati kerinduan mereka, terutama para fans berat Nike Ardilla," ujar Ari manager RM Nike Ardilla.

Artis fenomenal Nike Ardilla ini memiliki nama asli Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi. Ia lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Desember 1975. Nike meninggal dunia di Bandung pada 19 Maret 1995 akibat kecelakaan lalu-lintas. Nike adalah penyanyi yang pernah dijuluki Lady Rocker Indonesia.

Terkini Lainnya

18 Polisi yang Ungkap Kasus Mutilasi di Karawang Dapat Penghargaan

18 Polisi yang Ungkap Kasus Mutilasi di Karawang Dapat Penghargaan

Regional 18/12/2017, 10:38 WIB Dinas PTSP Segera Cabut Izin Usaha Diskotek MG

Dinas PTSP Segera Cabut Izin Usaha Diskotek MG

Megapolitan 18/12/2017, 10:33 WIB Bertolak ke Bandung, Jokowi Bicara di Hadapan 1.000-an Anak Milenial

Bertolak ke Bandung, Jokowi Bicara di Hadapan 1.000-an Anak Milenial

Nasional 18/12/2017, 10:31 WIB Sebuah Rumah Bordil di Jepang Terbakar, 4 Tewas

Sebuah Rumah Bordil di Jepang Terbakar, 4 Tewas

Internasional 18/12/2017, 10:26 WIB Kata Airlangga Hartarto soal Urgensi Pengukuhan Kembali Dukungan Golkar kepada Jokowi

Kata Airlangga Hartarto soal Urgensi Pengukuhan Kembali Dukungan Golkar kepada Jokowi

Nasional 18/12/2017, 10:21 WIB Pizza Panjang Jadi Kue Ulang Tahun Paus Fransiskus

Pizza Panjang Jadi Kue Ulang Tahun Paus Fransiskus

Internasional 18/12/2017, 10:20 WIB Suami Bunuh Istri karena Korban Tak Mau Berhenti Menjadi Pemandu Lagu

Suami Bunuh Istri karena Korban Tak Mau Berhenti Menjadi Pemandu Lagu

Regional 18/12/2017, 10:09 WIB Wasekjen Golkar Sebut Dedi Mulyadi Berpeluang Besar Diusung di Pilkada Jabar

Wasekjen Golkar Sebut Dedi Mulyadi Berpeluang Besar Diusung di Pilkada Jabar

Nasional 18/12/2017, 10:06 WIB Golkar Tarik Dukungan Ridwan Kamil, Nasdem Yakin Koalisi Tetap Solid

Golkar Ta rik Dukungan Ridwan Kamil, Nasdem Yakin Koalisi Tetap Solid

Nasional 18/12/2017, 09:57 WIB Tak Hanya Ditutup, Sandiaga Minta Manajemen Diskotek MG Dipidana

Tak Hanya Ditutup, Sandiaga Minta Manajemen Diskotek MG Dipidana

Megapolitan 18/12/2017, 09:47 WIB Ridwan Kamil Tak Konsisten, Alasan Golkar Cabut Dukungan

Ridwan Kamil Tak Konsisten, Alasan Golkar Cabut Dukungan

Nasional 18/12/2017, 09:45 WIB Sandiaga: Tak Hanya Ditutup, Cabut Izin Diskotek MG Sekarang, Titik!

Sandiaga: Tak Hanya Ditutup, Cabut Izin Diskotek M G Sekarang, Titik!

Megapolitan 18/12/2017, 09:39 WIB 2 Kapal Kecil Tabrakan di Batam, 10 Penumpang Selamat dan 2 Hilang

2 Kapal Kecil Tabrakan di Batam, 10 Penumpang Selamat dan 2 Hilang

Regional 18/12/2017, 09:38 WIB Vaksinasi Difteri dan Racun Bakteri yang Mematikan

Vaksinasi Difteri dan Racun Bakteri yang Mematikan

Megapolitan 18/12/2017, 09:35 WIB Listrik Padam, Bandara Atlanta di AS Batalkan 1.142 Penerbangan

Listrik Padam, Bandara Atlanta di AS Batalkan 1.142 Penerbangan

Internasional 18/12/ 2017, 09:32 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sulbar

thumbnail

Posted by On 19.43

Panen Padi di Indonesia Dimulai Desember

MATARAKYATMU |Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, optimis pencapaian panen padi tahun 2017, produktifitasnya lebih menggembirakan.

Berbeda dengan periode tahun sebelumnya, Desember yang biasanya belum memasuki masa panen padi, “Pada tahun 2017 ini ternyata sudah mulai terlihat petani bersuka cita memanen padinya,” ujar Mentan.

Mencermati hal tersebut, Menteri Pertanian menginstrusikan seluruh jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk mengawal periode panen padi yang ternyata terjadi lebih awal.

Selama awal Desember 2017 hingga saat ini, di beberapa daerah seperti Bangka Belitung, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sudah mulai berlangsung panen padi.

Di Provinsi Bangka Belitung, panen padi justru diawali di lahan bekas tambang di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung, Kecamatan Sungai Liat, Kabupaten Bangka. Melalui sentuhan teknologi Balitbangtan mampu menghasilkan produktivitas sekitar 3-4 ton per hektar, yang sebelumnya lahan tersebut tidak bisa dimanfaatkan.

Sementara di Jawa Timur, panen padi sudah dimulai di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang, serta Kecamatan Trenggalek dan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

Di Provinsi Kalimantan Barat, setidaknya telah dilakukan panen padi seluas 145 hektar di Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah. Para petani menaman varietas Mekongga dan Inpari 30 dengan produktivitas sekitar 5-6,7 ton per hektar.

Menurut Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Barat, Dr. Ir. Nurdiah Husnah, M.Si. di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Sulawesi Barat panen padi juga sudah dimulai di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Dengan menggunakan varietas Situbagendit dan Ciherang . “Produktivitas yang dicapai berkisar 3,4-4,1 ton per hektar,” ujarnya.

Di Sulawesi Selatan, bertempat di Kelurahan Tancung, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo juga telah dimulai masa panen. Produktivitas yang diperoleh mencapai 8 ton per hektar dengan menggunakan varietas Mekongga dan Ciherang.

Baca Juga Polresta Pekanbaru Kunjungi Denpom I/3, Ini Tujuaannya

“Dengan dimulainya masa panen padi pada Desember ini, kita semua optimis, ketersediaan pangan khususnya beras akan berlimpah,” ujarnya,” ujar, Mentan Andi Amran Sulaiman.(*)

Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar

thumbnail

Posted by On 16.15

Desember Menjadi Bulan Panen Padi Seluruh Indonesia

Sulbar, Matasulsel â€" Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, optimis pencapaian panen padi tahun 2017, produktifitasnya lebih menggembirakan.

Berbeda dengan periode tahun sebelumnya, Desember yang biasanya belum memasuki masa panen padi, “Pada tahun 2017 ini ternyata sudah mulai terlihat petani bersuka cita memanen padinya,” ujar Mentan.

Mencermati hal tersebut, Menteri Pertanian menginstrusikan seluruh jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk mengawal periode panen padi yang ternyata terjadi lebih awal.

Selama awal Desember 2017 hingga saat ini, di beberapa daerah seperti Bangka Belitung, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sudah mulai berlangsung panen padi.

Di Provinsi Bangka Belitung, panen padi justru diawali di lahan bekas tambang di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung, Kecamatan Sungai Liat, Kabupaten Bangka. Melalui sentuhan teknologi Balitbangtan mampu menghasilkan produktivitas sekitar 3-4 ton per hektar, yang sebelumnya lahan tersebut tidak bisa dimanfaatkan.

Sementara di Jawa Timur, panen padi sudah dimulai di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang, serta Kecamatan Trenggalek dan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

Di Provinsi Kalimantan Barat, setidaknya telah dilakukan panen padi seluas 145 hektar di Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah. Para petani menaman varietas Mekongga dan Inpari 30 dengan produktivitas sekitar 5-6,7 ton per hektar.

Menurut Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Barat, Dr. Ir. Nurdiah Husnah, M.Si. di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Sulawesi Barat panen padi juga sudah dimulai di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Dengan menggunakan varietas Situbagendit dan Ciherang. †œProduktivitas yang dicapai berkisar 3,4-4,1 ton per hektar,” ujarnya.

Di Sulawesi Selatan, bertempat di Kelurahan Tancung, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo juga telah dimulai masa panen. Produktivitas yang diperoleh mencapai 8 ton per hektar dengan menggunakan varietas Mekongga dan Ciherang.

“Dengan dimulainya masa panen padi pada Desember ini, kita semua optimis, ketersediaan pangan khususnya beras akan berlimpah,” ujarnya,” ujar, Mentan Andi Amran Sulaiman.(*)

Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar

thumbnail

Posted by On 16.15

7 Kasus Piton Melawan Hewan Besar dan Manusia Sepanjang 2017

Piton muntahkan kadal Piton muntahkan kadal

KOMPAS.com - Alam selalu memberi kejutan tak terduga untuk kita. Salah satunya dari dunia ular.

Meski sudah lazim ular, terutama piton, memakan segala makhluk yang jadi mangsanya, tapi temuan sepanjang tahun 2017 ini tetap mengejutkan.

Piton sedniri merupakan ular besar yang meremukkan mangsanya di dalam sistem pencernaannya. Ular besar ini mampu memangsa kukang, babi, hingga beruang madu.

Pada 2017, banyak contoh menakjubkan dari petarungan piton yang lapar. Setidaknya ada 7 kasus betapa menakjubkannya reptil besar ini.

Dirangkum dari Nationa l Geographic, Live Science, dan ABC News, berikut beberapa kasus ular piton melawan beberapa hewan besar.

Baca juga : Detik-detik Mengerikan Ular Piton Memuntahkan Biawak

1. Piton Batu Melawan Hyena


Kasus ini terjadi di Kenya. Seekor piton batu Afrika berukuran 4 meter memangsa seekor hyena.

Hebatnya lagi, hyena tersebut kira-kira memiliki berat 68 kilogram yang ditelan bulat-bulat oleh piton tersebut.

"Sepengetahuan saya, tidak ada preseden untuk hal ini dalam dokumentasi," ungkap Mike Kowalski, asisten peneliti di Fisi Camp, sebuah situs penelitian di Michigan State University dikutip dari National Geographic, Jumat (15/12/2017).

"Karnivora besar tentu bisa berinteraksi dengan ular piton besar, karena anak-anaknya mungkin menjadi mangsa sang ular. Tapi seekor singa, macan tutul atau hyena dewasa kemungkinan akan menerkam ular tersebut den gan sangat cepat," sambungnya.

2. Piton Burma Melawan Biawak


Pada November 2017, seekor ular piton raksasa terekam sedang memuntahkan biawak.

Ular besar ini memuntahkan kembali mangsanya karena tertangkap manusia saat ketahuan berada di gorong-gorong rumah warga. Hal ini membuat ular tersebut kembali memuntahkan biawak yang baru saja dilahapnya.

"Ketika mereka menelan sesuatu yang relatif besar, itu bisa membuat mereka kurang bergerak. Jadi saat diganggu, biasanya mereka memuntahkan makanannya," ungkap Max Nickerson, kurator herpetologi di Museum Sejarah Alam Florida dikutip dari National Geographic, Jumat (15/12/2017).

Baca juga: Warga Riau Masuk RS karena Piton 7 Meter, Ini Pelajaran Buat Kita

3. Piton Karpet Melawan Ular Coklat Timur

Sebuah pemandangan tak biasa di mana ular memangsa ular lainya. Kali ini ular Coklat Timur men elan bulat-bulat seekor piton karpet (Morelia spilota).

Ular coklat timur (Pseudonaja textilis) sendiri merupakan ular paling berbisa di dunia.

Dalam video yang diambil di Australia tersebut, ular berbisa ini melahap piton itu di teras belakang sebuah rumah keluarga. Untungnya, ular berbisa ini berhasil dipindahkan tanpa kesulitan yang berarti.

4. Piton Batu Lawan Macan Tutul


Maret lalu, para pengunjung Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan dikejutkan oleh pemandangan tak biasa. Dalam pemandangan tersebut seekor ular piton yang mencoba memangsa anak macan tutul harus berhadapan dengan induknya.

Piton batu sendiri sebenarnya memiliki gigi panjang dan melangkung yang dapat dengan mudah melukai mangsanya. Sayangnya, hal ini tidak cukup untuk menyingkirkan induk macan tutul.

Pada akhirnya, piton tersebut terbunug oleh sang induk macan tutul. Bahkan bangkai ular besar ini disantap o leh kedua macan tutul tersebut.

5. Seekor Piton Memuntahkan Impala


Lagi-lagi piton batu Afrika (Python sebae) menjadi sorotan. Pada Maret lalu, ular besar itu tertangkap kamera sedang memuntahkan impala yang menjadi mangsanya.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, ular akan memuntahkan kembali mangsanya jika ia merasa terganggu. Hal ini juga diungkapkan oleh Alan Resetar, manajer koleksi Amfibi dan reptil di The Field Museum Chicago.

Baca juga : Kasus Piton di Sulawesi, Bagaimana Ceritanya Bisa Memangsa Petani?

"Bahkan di lapangan terkadang saat saya menangkap ular, mereka akan menimbun apa yang mereka makan," kata Resetar dikutip dari Live Science, Selasa (14/03/2017).

6. Piton Menelan Manusia

ular piton sepanjang 7 meter yan   g ditangkap warga di Riau. Sutarja ular piton sepanjang 7 meter yang ditangkap warga di Riau.

Seekor ular piton dengan panjang tujuh meter memangsa seorang petani di Desa Salubiro, Karossa, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Hal ini tak hanya menggemparkan warga Indonesia saja, melainkan juga dunia.

Peneliti herpetologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Mirza D Kusrini, mengungkapkan, peluang manusia dimakan piton sebenarnya kecil.

"Piton biasanya memangsa hewan seperti babi hutan dan rusa. Tapi, dalam kondisi tertentu, piton memang bisa memangsa manusia. Ada kasusnya tapi tidak banyak," katanya.

Kepada Kompas.com, Rabu (29/3/2017), Mirza mengatakan bahwa piton sebenarnya merupakan hewan yang oportunis, akan memangsa apapun yang mungkin.

7. Piton Memangsa Kangguru


Seekor ular piton berhasil memangsa seekor kangguru. Hal ini terekam oleh Bernie Worlsfold, seorang warga Australia.

Worlsfold menemui hal ini pada Minggu (02/01/2017) saat ia berada di perternakan kudanya di Kuranda, Australia. Sebenarnya, bukan hal baru piton memangsa kangguru, tapi yang menjadi menarik adalah kangguru yang dimangsa piton tersebut adalah yang terbesar yang pernah Worlsfold temui.

"Saya kagum dengan ukuran kepala (ular piton)... ia menelan kangguru itu dalam tiga jam," ungkap Worlsfold dikutip dari ABC News, Senin (03/01/2017).

Berita Terkait

Kasus Piton di Sulawesi, Bagaimana Ceritanya Bisa Memangsa Petani?

Mengenal Sanca Batik, Jenis Piton yang Memangsa Manusia di Sulawesi

13 Jenis Piton Indonesia yang Harus Anda Ketahui Keberadaannya

Warga Riau Masuk RS karena Piton 7 Meter, Ini Pelajaran Buat Kita

Detik-detik Mengerikan Ular Piton Memuntahkan Biawak

Terkini Lainnya

Cegah Difteri, Perlukah Pakai Masker dan Imunisasi Bayi Baru Lahir?

Cegah Difteri, Perlukah Pakai Masker dan Imunisasi Bayi Baru Lahir?

Oh Begitu 18/12/2017, 06:30 WIB 7 Kasus Piton Melawan Hewan    Besar dan Manusia Sepanjang 2017

7 Kasus Piton Melawan Hewan Besar dan Manusia Sepanjang 2017

Fenomena 18/12/2017, 06:00 WIB Mengenal Ulat-ulat Indonesia yang Bikin Gatal Luar Biasa

Mengenal Ulat-ulat Indonesia yang Bikin Gatal Luar Biasa

Fenomena 17/12/2017, 18:56 WIB Tidak Cuma Asyik, Permainan Ini Juga Menyelamatkan Lautan

Tidak Cuma Asyik, Permainan Ini Juga Menyelamatkan Lautan

Oh Begitu 16/12/2017, 21:07 WIB Kisah Badak Sumatera Berjuang dari Kepunahan Selama 10.000 Tah   un

Kisah Badak Sumatera Berjuang dari Kepunahan Selama 10.000 Tahun

Fenomena 16/12/2017, 20:06 WIB BMKG: Jawa Barat Rawan Gempa Bumi Kuat karena...

BMKG: Jawa Barat Rawan Gempa Bumi Kuat karena...

Oh Begitu 16/12/2017, 19:05 WIB Seperti Gunung Es, Kehamilan Diikuti Banyak Pekerjaan Rumah

Seperti Gunung Es, Kehamilan Diikuti Banyak Pekerjaan Rumah

Kita 16/12/2017, 18:04 WIB Gempa di Tasikmalaya, Kok Getarannya Terasa Sampai Jakarta?

Gempa di Tasikmalaya, Kok Getarannya Terasa Sam pai Jakarta?

Oh Begitu 16/12/2017, 17:07 WIB Berisiko, Kemenkes Tidak Sarankan 'Water Birth'

Berisiko, Kemenkes Tidak Sarankan "Water Birth"

Kita 15/12/2017, 21:30 WIB Kompetisi Penamaan Laba-laba Baru Dibuka, Tertarik Berpartisipasi?

Kompetisi Penamaan Laba-laba Baru Dibuka, Tertarik Berpartisipasi?

Fenomena 15/12/2017, 21:05 WIB Kisah Nyata nan Langka, Keluarga 'Super' yang Tak Bisa Rasakan Sakit

Kisah Nyata nan Langka, Keluarga "Super" yang Tak Bisa Rasa kan Sakit

Kita 15/12/2017, 20:30 WIB Bisa 5 Abad, Inilah Vertebrata dengan Usia Terpanjang di Dunia

Bisa 5 Abad, Inilah Vertebrata dengan Usia Terpanjang di Dunia

Fenomena 15/12/2017, 20:14 WIB Jaguar Bertarung Melawan Buaya dan Inilah Predator Pemenangnya

Jaguar Bertarung Melawan Buaya dan Inilah Predator Pemenangnya

Fenomena 15/12/2017, 20:06 WIB Heboh Ulat yang Bisa Membunuh Manusia dalam 4 Jam, Apa Sebenarnya?

Heboh Ulat yang Bisa Membunuh Manusia dalam 4 Jam, Apa Sebenarnya?

Oh Begit u 15/12/2017, 19:37 WIB Batu atau Kapal Alien? Para Astronom Selidiki Asteroid Oumuamua

Batu atau Kapal Alien? Para Astronom Selidiki Asteroid Oumuamua

Oh Begitu 15/12/2017, 19:07 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sulbar

no image

Posted by On 11.36

Dubes Umar Hadi: Hubungan Antarnegara Butuh Total Diplomasi

Bangsa Indonesia Harus Waspadai Tokoh Ini

Jokowi, JK, SBY, dan Prabowo Jadi Penentu Politik Pemilu 2019

HA IPB Merawat Tradisi Regenerasi Kepemimpinan

Presiden Minta Pemuda Muhammadiyah Jaga Persatuan

Dubes Umar Hadi: Hubungan Antarnegara Butuh Total Diplomasi

Megawati: PDIP Pilih Calon Kepala Daerah Berjiwa Pemimpin

Anies: Klaim Trump atas Yerusalem Keliru dan Fatal

Presiden: Pendonor Darah adalah Pahlawan Kemanusiaan

Ketua MPR: Solidaritas Palestina Sejalan Nilai Pancasila

BNPB: 2.935 Rumah Rusak Akibat Gempa Jabar

Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar

no image

Posted by On 09.03

Wartawan dan Media Berperan Bangun Diplomasi

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Dalam hubungan antar negara saat ini dibutuhkan total diplomasi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk wartawan dan media. Termasuk diantaranya diplomasi kopi yang sedang dilakukan pemerintah Indonesia.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi KBRI Seoul juga tengah gencar mempromosikan kopi Indonesia. Termasuk memperkenalkan calon investor Korea Selatan yang berminat pada kopi Indonesia baru-baru ini. Dubes Umar mengajak kalangan investor Korea Selatan untuk melihat produksi kopi dari sudut pandang yang lebih luas.

"Saya kira ini adalah bagian dari total diplomasi yang sedang kita semua lakukan. Tentu ini sangat baik," ujar Dubes Umar Hadi yang dalam perteman itu didampingi Kordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya dan Diplomasi KBRI Seoul, Aji Surya.

Pandangan itu disampaikan Hadi melalui keterangan tertulisnya ket ika menerima kunjungan delegasi Persatuan wartawan Indonesia (PWI) yang dipimpin Sekjen Hendry Ch. Bangun ke Korea Selatan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kerjasama organisasi wartawan tertua dan terbesar di tanah air itu dengan Asosiasi Wartawan Korea (AWK). Kedua organisasi dalam lima tahun terakhir saling mengirim delegasi untuk memperkuat kerjasama organisasi dan masyarakat kedua negara umumnya.

Selain Hendry, delegasi PWI terdiri dari Ketua bidang Luar Negeri PWI Pusat Teguh Santosa, Ketua PWI Sumatera Utara Hermansjah, Ketua PWI Jambi Saman Muraki, Sekretaris PWI Kep. Riau Saibansah Dardani, Ketua PWI Jogjakarta Sihono, Ketua PWI Solo Anas Syahirul Alim, Ketua PWI Sulawesi Barat Naska Mahmud Nabhan, Sekretaris PWI Sulawesi Selatan Anwar Sanusi, dan Ketua PWI Kalimantan Barat Gusti Yusti Ismail.

Dalam kunjungan ke Korea Selatan kali ini delegasi PWI membawa kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Kopi-kopi itu diserahkan sebagai cinderamata kepada pi hak-pihak yang dikunjungi selama program.

Di hadapan Dubes Umar Hadi, Hendry Ch. Bangun mengatakan bahwa dalam waktu kurang dari 24 jam delegasi PWI sudah menyerahkan kopi kepada sejumlah pihak di Seoul, termasuk kepada Penasehat bidang Hubungan Luar Negeri Kota Seoul, Kim Changbeom yang dalam waktu dekat akan bertugas di Jakarta sebagai Dubes Republik Korea untuk Indonesia.

Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar

thumbnail

Posted by On 22.39

Aksi Bela Palestina: Ketua MUI Berorasi Kecam Donald Trump

Dalih 'Menghindari Zina': Perkawinan Anak Malah Bikin Melarat
Dalih 'Menghindari Zina': Perkawinan Anak Malah Bikin Melarat
Sengketa Lahan di Bandung, Warga Dago Elos: Apa untuk Apartemen?
Sengketa Lahan di Bandung, Warga Dago Elos: Apa untuk Apartemen?
PLTU "Mencaplok" Mata Pencaharian Petani dan Nelayan
PLTU "Mencaplok" Mata Pencaharian Petani dan Nelayan
Kerajaan Tidung Berdiri di Atas Kandungan Minyak Kaltara
Kerajaan Tidung Berdiri di Atas Kandungan Minyak Kaltara
Apakah Nikah Tamasya dan Mengapa Menjadi Tren?
Apakah Nikah Tamasya dan Mengapa Menjadi Tren?
Indeks Kesehatan Indonesia Masih Sangat Rendah
Indeks Kesehatan Indonesia Masih Sangat Rendah
Kapan Jokowi Menepati Janji Mereformasi Peradilan Militer?
Kapan Jokowi Menepati Ja nji Mereformasi Peradilan Militer?
DWP 2017 adalah Bisnis Pesta Kawula Muda
DWP 2017 adalah Bisnis Pesta Kawula Muda
Polemik Modal OK-OCE: Janji Kampanye dan Bantahan Sandiaga Uno
Polemik Modal OK-OCE: Janji Kampanye dan Bantahan Sandiaga Uno
Megawati Sebut Kampanye SARA Rusak Etika Politik di Indonesia
Megawati Sebut Kampanye SARA Rusak Etika Politik di Indonesia
Tommy Soeharto Memang Dewan Pembi   na Partai Berkarya
Tommy Soeharto Memang Dewan Pembina Partai Berkarya
PDIP Umumkan Cagub 4 Daerah, Megawati Klaim Mereka Pro-Lingkungan
PDIP Umumkan Cagub 4 Daerah, Megawati Klaim Mereka Pro-Lingkungan
Kapan Jokowi Menepati Janji Mereformasi Peradilan Militer?
Kapan Jokowi Menepati Janji Mereformasi Peradilan Militer?
Kasus Ujaran Kebencian Panglima TNI: UU ITE Dinilai Perlu Revisi
Kasus Ujaran Kebencian Panglima TNI: UU ITE Dinilai Perlu Revisi
Kapuspen Puji Polisi Menangkap Pelaku Ujaran Kebencian Panglima TNI
Kapuspen Puji Polisi Menangkap Pelaku Ujaran Kebencian Panglima TNI
Aksi Bela Palestina: Massa Buruh KSPI Gelar Demo di Kedubes AS
Aksi Bela Palestina: Massa Buruh KSPI Gelar Demo di Kedubes AS
Aksi Bela Palestina: Ketua MUI Berorasi Kecam Donald Trump
Aksi Bela Palestina: Ketua MUI Berorasi Kecam Donald Trump
Aksi Bela Palestina: Seb   agian Peserta Pulang Usai Susah Masuk Monas
Aksi Bela Palestina: Sebagian Peserta Pulang Usai Susah Masuk Monas
Survei Partisipasi Anak Muda Jakarta dalam Kegiatan Agama
Survei Partisipasi Anak Muda Jakarta dalam Kegiatan Agama
Risiko Kematian Mengintai Wartawan Politik dan Perang
Risiko Kematian Mengintai Wartawan Politik dan Perang
M   ana Lebih Murah ke Bandara Soetta: Kereta, Bus Damri, atau Taksi?
Mana Lebih Murah ke Bandara Soetta: Kereta, Bus Damri, atau Taksi?
Sampai Kiamat, Depok Akan Tetap Macet
Sampai Kiamat, Depok Akan Tetap Macet
Mengapa Hadi Tjahjanto yang Diajukan Jokowi Jadi Panglima TNI?
Mengapa Hadi Tjahjanto yang Diajukan Jokowi Jadi Panglima TNI?
Perayaan 1 Desember dan Kekerasan di Papua
Perayaan 1 Desember dan Kekerasan di Papua
Akad Kawin Anak Bikin Melarat
Akad Kawin Anak Bikin Melarat
Peragaan Busana "Equilibrium" Rinaldy Yunardi
Peragaan Busana "Equilibrium" Rinaldy Yunardi
Hujan Saat Jam Pulang Kerja
Hujan Saat Jam Pulang Kerja
Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar