Erna Rasyid dan Mahdalia Makkulau Kenalkan Tenun Toraja dan ...

Erna Rasyid dan Mahdalia Makkulau Kenalkan Tenun Toraja dan ... Erna Rasyid dan Mahdalia Makkulau Kenalkan Tenun Toraja dan Sekomandi ...

Erna Rasyid dan Mahdalia Makkulau Kenalkan Tenun Toraja dan ...

Erna Rasyid dan Mahdalia Makkulau Kenalkan Tenun Toraja dan Sekomandi

Desainer Erna Rasyid Taufan dan Mahdalia Makkulau di Indonesia Ethnic Fashion Week 2017 (ist/ist)

Oleh: Mardiana Makmun / MAR | Selasa, 21 November 2017 | 16:23 WIB

Jakarta -Tak sedikit kekayaan di Indonesia. Termasuk di dalamnya kain-kain hasil kerajinan para perajin di masyarakat. Ini membuat para desainer kain etnik di seluruh Indonesia berlomba menampilkan keunggulan khas Indonesia, khususnya bagi generasi muda atau milenial.

Salah satu desainer yang tertarik mengangkat kain Indonesia adalah Erna Rasyid Taufan. Desainer dari Kota Parepare, Sulawesi Barat yang juga ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Parepare 2013-2018, sek aligus istri Walikota Parepare ini, merasa perlu mengembangkan potensi yang ada di daerahnya. Terutama mengolahnya menjadi busana siap pakai yang modern dan bisa diterima anak muda.

“Kalau anak muda suka rancangan etnik, memang harus mengikuti zaman. Tapi khusus untuk perempuan muslimah, saya berharap, yang dikedepankan adalah rancangan-rancangan berbusana muslim,” ucap Erna dalam siaran pers yang diterima Investor Daily.

Erna baru-baru ini menampilkan koleksinya di Indonesia Ethnic Fashion Week 2017, di Assembly Hall, JCC, Jakarta, Sabtu (19/11). Erna menyinggung, busana muslim yang dijual di pasar belum banyak memenuhi syarat. “Ini yang membuat saya terjun langsung untuk menggali potensi. Sebagai ketua (Dekranasda Kota Parepare), saya merasa punya tanggung jawab terhadap potensi lokal,” tambahnya.

Bagaimana agar memenuhi syarat? “Tidak ada bentuk lekuk tubuh dan transparan,” jelasnya.

Karena itu, dalam panggung Indonesia Ethnic Fashion Week 2017 lalu, ia turut mengenalkan busana hasil rancangannya. Busana tenun Toraja yang dirancang dengan kostum muslimah orange, merah muda, dan hitam, terlihat elegan dengan balutan aksesoris kerang yang dijahit di dada baju.

“Ini kerang hasil laut di Parepare, karena lokasinya dekat pesisir. Supaya unik. Selain menonjolkan limbah laut di Parepare, juga menonjolkan konsep Sulawesi Selatan, yaitu tenun Toraja,” sambungnya.

Dalam gelaran ini, Ketua Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI) Raizal Boeyoeng Rais, memberi apresiasi kepada Erna, khususnya Kota Parepare. Ia mendapatkan Fashion Award, sebagai bentuk dukungan memajukan fashion di daerahnya.

Selain Erna, ada Mahdalia Makkulau, desainer etnik lain yang ikut melestarikan potensi daerahnya. Di hari serupa di Indonesia Ethnic Fashion Week 2017, pemilik butik Luthfiah ini juga mengenalkan kekayaan alam seni tradisi leluhur ratusan tahun silam unik dan masih terjaga sampai saat ini. Salah satunya tradisi menen un yang dikenal dengan tenun ikat sekomandi.

“Ini tenun tertua. Orang-orang, tahunya ini dari Toraja, padahal bukan. Ini dari Mamuju, Sulawasi Barat. Dari 2012 sampai sekarang, saya terus angkat tenun ikat sekomandi. Bahan dari kapas, diikat dan dipintal,” ujarnya, usai acara.

Ini adalah tenun ikat dengan motif tertua di Indonesia. Sekomandi berasal dari dua kata, Seko, yang berarti persaudaraan atau kekeluargaan, dan Mandi, berarti kuat atau erat.

Namun, kata Mahdalia, regenerasi penenun ikat sekomandi mulai berkurang. “Padahal motif dan ceritanya ada sejarahnya. Kali ini, saya menampilkan motif Ulu Karua, yang artinya 7 bersaudara adalah penenun,” ungkapnya.

Untuk tren 2018, Mahdalia, menonjolkan warna hitam putih. “Ini warna alam, warna asli,” tutupnya.



Sumber: Investor Daily ARTIKEL TERKAIT
  • Album Terbaru Lantun Orchestra Mengajak Keliling Jakarta
  • Kunjungan Lapangan Salah Satu Alternatif Tingkatkan Pengetahuan SDM PUPR
  • Samindo Perpanjang Kontrak Penambangan Batubara Kideco
  • WBG Summit Kembangkan Bisnis Milik Perempuan
  • Wika Gedun g Serius Terapkan Sistem Modular
  • Le Minerale dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lanjutkan Kembali Kampanye “Gerakan Indonesia Sehat”
  • 1 Seleksi Peserta Pemilu 2019 2 Kelompok Bersenjata Beraksi di Papua 3 Tambah Daya Listrik 4 Rakernas Nasdem 5 Penembakan Dokter
    • Ini Penjelasan Camat Tanjung Priok soal Iuran Pengerukan Got
    • Setya Novanto Dipindahkan ke Rutan KPK
    • Ditahan KPK, Setnov Minta Dibela Otto Hasibuan
    • Pilot Bicara Rasis, Garuda Minta Maaf
    • Nur Alam Didakwa Korupsi Rp 4,3 Triliun
    • Arab Saudi: Kami Takkan Diam dengan Agresi Iran
    • Anggaran "Aneh" di RAPBD DKI 2018, Ketua DPRD: Silakan Dikritisi
    • IHSG Ditutup Datar di 6.053
    • Tak Dapat Modal, Dharma Jaya Tak Bisa Pasok Daging Murah Lagi
    • Nazaruddin Yakini Gamawan Terima Uang e-KTP
Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Terkini,34,
ltr
item
Berita 24 Sulawesi Barat: Erna Rasyid dan Mahdalia Makkulau Kenalkan Tenun Toraja dan ...
Erna Rasyid dan Mahdalia Makkulau Kenalkan Tenun Toraja dan ...
http://img.beritasatu.com/cache/beritasatu/910x580-2/1511256069.jpeg
Berita 24 Sulawesi Barat
http://www.sulbar.berita24.com/2017/11/erna-rasyid-dan-mahdalia-makkulau.html
http://www.sulbar.berita24.com/
http://www.sulbar.berita24.com/
http://www.sulbar.berita24.com/2017/11/erna-rasyid-dan-mahdalia-makkulau.html
true
2128508366776237845
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy