www.AlvinAdam.com


Berita 24 Sulawesi Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Hendry Pimpin Delegasi PWI Diplomasi Kopi dengan Asosiasi ...

Posted by On 20.42

Hendry Pimpin Delegasi PWI Diplomasi Kopi dengan Asosiasi ...

Hendry Pimpin Delegasi PWI Diplomasi Kopi dengan Asosiasi Wartawan Korea, Disambut Dubes Umar Hadi

Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) disambut baik Duta Besar RI untuk Republik Korea

Hendry Pimpin Delegasi PWI Diplomasi Kopi dengan Asosiasi Wartawan Korea, Disambut Dubes Umar HadiTribun Medan/IstimewaDubes Umar Hadi (kiri), Sekjen PWI Hendry Ch. Bangun (tengah) dan Kordinator Pensosbud dan Diplomasi Publik Aji Surya dalam pertemuan di KBRI Seoul, Jumat (15/12/2017).

TRIBUN-MEDAN.COM - Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) disambut baik Duta Besar RI untuk Republik Korea Umar Hadi, di Seoul, Jumat (15/12/2017).
Dalam pertemuan dengan delegasi PWI tersebut, Dubes Umar Hadi mengingatkan bahwa dalam hubungan antar negara di zaman now dibutuhkan total diplomasi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk wartawan dan media.
"Saya kira ini adalah bagian dari total diplomasi yang sedang kita semua lakukan. Tentu ini sangat baik," ujar Dubes Umar Hadi yang dalam perteman itu didampingi Kordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya dan Diplomasi KBRI Seoul, Aji Surya.

Baca: PWI Langkat Beri Santunan untuk Anak Yatim, Dhuafa, dan Janda

Baca: PWI Kecam Larangan Siaran Langsung Sidang Kasus E-KTP

Kunjungan delegasi PWI yang disebut sebagai 'Diplomasi kopi' yang dipimpin Sekjen Hendry Ch Bangun ke Korea Selatan merupakan bagian dari kerjasama organisasi wartawan tertua dan terbesar di tanah air itu dengan Asosiasi Wartawan Korea (AWK).
Kedua organisasi dalam lima tahun terakhir saling mengirim delegasi untuk memperkuat kerjasama organisasi dan masyarakat kedua negara umumnya.
Selain Hendry, delegasi PWI terdiri dari Ketua bidang Luar Negeri PWI Pusat Teguh Santosa, Ketua PWI Sumatera Utara Hermansjah, Ketua PWI Jambi Saman Muraki, Sekretaris PWI Kepulauan Riau Saibansah Dardani, Ketua PWI Jogjakarta Sihono, Ketua PWI Solo Anas Syahirul Alim, Ketua PWI Sulawesi Barat Naska Mahmud Nabhan, Sekretaris PWI Sulawesi Selatan Anwar Sanusi, dan Ketua PWI Kalimantan Barat Gusti Yusti Ismail.

Baca: Basket Putri Sumut Sabet Medali Emas Popwil Sumatera

Baca: Dukung Inklusi Keuangan, Pegadaian Akan Hadir dalam Bentuk Virtual

Dalam kunjungan ke Korea Selatan kali ini delegasi PWI membawa kopi dari berbagai daerah di Indonesia.
Kopi-kopi itu diserahkan sebagai cinderamata kepada pihak-pihak yang dikunjungi selama program.
Di hadapan Dubes Umar Hadi, Hendry Ch Bangun mengatakan bahwa dalam waktu kurang dari 24 jam delegasi PWI sudah menyerahkan kopi kepada sejumlah pihak di Seoul, termasuk kepada Penasehat bidang Hubungan Luar Negeri Kota Seoul, Kim Changbeom yang dalam waktu dekat akan bertugas di Jakarta sebagai Dubes Republik Korea untuk Indonesia.
Mendengar penjelasan Hendry --wartawan senior Harian Kompas, Dubes Umar Hadi tersenyum lebar.
Dia menjelaskan, bahwa KBRI Seoul juga tengah gencar mempromosikan kopi Indonesia.

Baca: Sang Pemilik Mobil Ketahuan Selingkuh, CR-V Putih Ini Dicoret: Ganggu Bini Orang

Baca: Semarak Kemilau Emas Pegadaian, Wali Kota Medan: Resmi Kali Pakaian Saya
Dalam pertemuan dengan investor Korea Selatan yang berminat pada kopi Indonesia baru-baru ini, Dubes Umar Hadi mengajak kalangan investor Korea Selatan untuk melihat produksi kopi dari sudut pandang yang lebih luas.
"Saya bilang, kalau you maunya hanya impor biji kopi, tidak usah ngomong sama saya. Tapi kalau you mau produksi kopi end to end dan sistemnya plasma yang melibatkan masyarakat petani, baru kit a bisa ngomong. Nah, mereka mau ngomong," ujar Dubes Umar Hadi yang baru bertugas di negeri ginseng pada bulan Juli lalu.
"Saya akan arahkan (investor kopi Korea Selatan) ke Aceh," ungkapnya, sesuai dengan rilis yang diterima Tribun-Medan.com, Sabtu (16/12/2017).
Dubes Umar Hadi juga mengatakan, salah satu hal yang sering dijadikan alasan pihak investor yang ingin mengembangkan industri kopi di Indonesia adalah soal-soal teknis.
Misalnya tentang roasting atau penggorengan biji kopi yang bisa mengurangi usia produk kopi.

Baca: Polantas Ganteng Tewas Tersambar Kereta Api saat Halau Penerobos Perlintasan

Baca: Anak SD Dikeroyok di Sekolah, KELAKUAN KIDZ JAMAN NOW! Bikin Geram, Who Care?
Menurutnya, ini alasan yang terlalu dibuat-buat. Dia yakin, ada teknologi untuk memperpanjang usia produk biji kopi setelah diolah di Indonesia.
Dia mencontohkan Italia yang walau tidak punya sebatang pohon kopi namun bi sa mengekspor kopi ke banyak negara di dunia.
Dubes Umar Hadi yang pernah bertugas sebagai Konsul Jenderal RI di Los Angeles (2014-2017) dan Wakil Dubes RI di Den Haag (2009-2012) melanjutkan, dirinya berpesan kepada investor agar ikut membangun kesejahteraan petani kopi nasional.
"Saya bilang sama mereka, you harus ingat, kopinya penting, artinya produk harus bagus. Tapi yang lebih penting lagi adalah kesejahteraan petani. Bukan hanya sekadar ekspor kopi, tetapi bagaimana meningkatkan kualitas hidup penanam kopi. Sehingga nanti anak-anak mau jadi petani. Kan bagus," ujar Dubes Umar Hadi. (*)

Editor: Abdi Tumanggor Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Nikita Mirzani Beberkan Tarifnya, Begini Reaksi Pengacara Hotman Paris Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »