www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Demo DPRD Mamuju, PMII Pertanyakan Bantuan Puan Maharani

Posted by On 00.44

Demo DPRD Mamuju, PMII Pertanyakan Bantuan Puan Maharani

Demo DPRD Mamuju, PMII Pertanyakan Bantuan Puan Maharani

Yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan sembako, tapi mereka butuh tempat tinggal yang layak agar mereka bisa tenang.

Demo DPRD Mamuju, PMII Pertanyakan Bantuan Puan Maharaninurhadi/tribunsulbar.comPuluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, bersama korban banjir bandang Mamuju, menyerbu gedung DPRD Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (2/4/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamu ju, bersama korban banjir bandang Mamuju, menyerbu gedung DPRD Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (2/4/2018).

Pada aksi tersebut, mereka menuntut hak-hak mereka sebagai korban banjir, yang sampai hari ini belum disalurkan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Mamuju. Digedung DPRD Mamuju, para pengunjuk rasa membentangkan spanduk di gedung bertuliskan tuntutan mereka.

"Kami mempertanyakan bantuan yang disalurkan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani, yang sedianya disalurkan untuk memperbaiki rumah atau tempat tinggal korban banjir. Namun sampai hari belum juga disalurkan," kata koordinator lapangan Irwan Ade Saputra.

Baca: Bantu Korban Banjir Bandang Mamuju, PKPU Sulsel Bagi Alat Sekolah

Baca: Peduli Banjir Bandang Mamuju, PHRI Sidrap Lakukan Ini

Mereka juga mempertanyakan bantuan berupa paket sandang, alat-alat dapur serta b antuan lainnya yang belum disalurkan, sementara masyarakat sudah sangat membutuhkan utamanya kebutuhan tempat tinggal.

"Yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan sembako, tapi mereka butuh tempat tinggal yang layak agar mereka bisa tenang," ujarnya.

Para pengunjuk rasa juga menuntut kejelasan hukum, menertibkan rumah dikawasan bantaran sungai, memperbaiki sistem drainase, menuntut bupati Mamuju serius mewujudkan Mamuju Mapaccing.

Juga menuntut pemerintah menata Daerah Aliran Sungai (DAS), memperjelas Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) dan menolak keras penanaman Sawit di dalam Kota Mamaju.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Nurhadi Editor: Hasriyani Latif Ikuti kami di Heboh, Kakak Beradik Digerebek Bersama Pasangan di K amar Hotel, Kondisi Mereka Mencengangkan Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »