www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tahun ini, pemerintah janji tangani stunting di 100 kabupaten

Posted by On 20.23

Tahun ini, pemerintah janji tangani stunting di 100 kabupaten

Merdeka > Peristiwa Tahun ini, pemerintah janji tangani stunting di 100 kabupaten Kamis, 5 April 2018 19:14 Reporter : Supriatin Menko PMK sambut utusan PBB. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharini mengatakan, pemerintah akan fokus menangani stunting di 1000 desa yang berada d i 100 kabupaten, tahun ini. Puan menyampaikan hal itu usai menghadiri rapat terbatas soal penurunan stunting di kantor Presiden.

BERITA TERKAIT
  • Buka ratas, Jokowi minta dibuatkan rencana aksi turunkan stunting
  • Aryo Djojohadikusumo: Dengan segala hormat pemerintah, keluhan rakyat itu soal gizi
  • Wapres JK sebut perlu ada terobosan baru untuk putus mata rantai stunting

"Kita akan fokus pada 100 kabupaten dengan 1.000 desa. Tahun depan kita akan tambah lagi menjadi 160 kabupaten menjadi 1.600 desa," ungkap Puan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/4).

Mantan Ketua Bidang Politik & Hubungan Antar Lembaga PDI Perjuangan ini menyadari, masalah stunting menjadi ancaman besar bagi Indonesia. Oleh karena itu, penanganan kurang gizi kronis tersebut harus dilakukan secara integrasi antara kementerian.

"Kita sudah punya peta kementerian mana saja yang harus bertanggung jawab untuk bis a melakukan intervensi dan penanganan stunting ke depan," ucapnya.

Dalam rapat terbatas, kata Puan, sudah disepakati mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menurunkan stunting di Tanah Air. Yakni melengkapi sanitasi, menyediakan MCK (Mandi, Cuci, dan Kakus), dan mengampanyekan cara hidup sehat melalui gerakan 'isi piringku'.

"Dalam waktu dekat tentu saja kita melaunching atau mengampanyekan isi piringku. Isi piringku itu kalau zaman dulu empat sehat lima sempurna. Namun sekarang mengikuti namanya perubahan zaman kita sebut isi piringku, di mana dalamnya lengkap dengan produk pangan lokal dari 34 provinsi yang disesuaikan dengan kondisi provinsinya masing-masing," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, menambahkan saat ini sedikitnya ada delapan sampai sembilan juta anak terkena stunting. Sebagian besar dari mereka berada di Timur Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Barat.

Jawa Barat juga masuk dalam daftar daerah rawan stunting. Menurut Nila, stunting yang melanda Jawa Barat diakibatkan kepadatan penduduk.

"Daerah yang bagus itu Jakarta dan Bali," kata dia. [lia]

Baca Juga:
Buka ratas, Jokowi minta dibuatkan rencana aksi turunkan stuntingWapres JK ajak Ustaz Somad dan tokoh agama ikut bicara soal stuntingAryo Djojohadikusumo: Dengan segala hormat pemerintah, keluhan rakyat itu soal giziWapres JK sebut perlu ada terobosan baru untuk putus mata rantai stuntingMendes beberkan tiga penyebab tingginya stunting di IndonesiaHashim Djojohadikusumo sebut pemerintah tak punya perhatian kepada 'stunted growth'Dubes AS puji pemerintah Jokowi soal program pencegahan stunting
Topik berita Terkait:
  1. Gizi Buruk
  2. Puan Maharani
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Pilkada Malut, PDIP tekankan soliditas & gotong royong

  • Buruh Jatim kompak akan keliling Jatim menangkan Gus Ipul-Puti

  • Di Malili, Aziz Qahhar kampanye di warkop Punggawa

Rekomendasi

Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »