www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Alami Pembengkakan Perut, Bocah di Mamuju Ini Butuh Bantuan ...

Posted by On 07.07

Alami Pembengkakan Perut, Bocah di Mamuju Ini Butuh Bantuan ...

Alami Pembengkakan Perut, Bocah di Mamuju Ini Butuh Bantuan Dermawan

Ainun menderita penyakit Asites atau pengumpulan cairan di dalam rongga perut, mengakibatkan perutnya kian hari kian membesar.

Alami Pembengkakan Perut, Bocah di Mamuju Ini Butuh Bantuan Dermawannurhadi/tribunsulbar.comAinun menderita penyakit Asites atau pengumpulan cairan di dalam rongga perut, mengakibatkan perutnya kian hari kian membesar.

Laporan Wartawan TribunMamuju.com,Nurhadi

TRIBUNMAMUJU.COM, KALUKKU - Ainun Magfirah (8), warga Dusun Pamboseang, Kelurahan Sinyoyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terbaring tak berdaya di RSUD Mamuju, Selasa (26/6/2018).

Ainun menderita penyakit Asit es atau pengumpulan cairan di dalam rongga perut, mengakibatkan perutnya kian hari kian membesar.

Anak dari pasangan suami istri Baharuddin (39) dan Hasniwati (37) itu, saat ini menjalani perawatan di ruang perawatan anak cempaka nomor 4 di rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Mamuju ini.

Ayah Ainun Baharuddin yang sehari-harinya sebagai petani, mengaku anak perempuannya itu sudah terbaring selama tiga hari di RSUD Mamuju.

"Sebelumnya dirawat di Puskesmas Tampapadang Kalukku, karena mengalami pembengkakan dan mengeras dibagian perut makanya kami rujuk kesini (RSUD Mamuju),"kata Baharuddin, Selasa (26/6/2018).

Baharuddin mengungkapkan, anaknya itu, jika makan dan minum masih lancar, namun tidak dapat buang air besar (BAB).

Dikatakan, penyakit itu mulai dialami anaknya sekitar lima bulan lalu, namun karena keterbatasan ekonomi dalam keluarganya, ia baru dapat membawahnya berobat.

"Itupun karena kami dibantu salah satu anggota dewan di Mamuju,"ucapnya.

Meski mengaku telah memiliki kartu jaminan kesehatan (BPJS), namun Baharuddin tetap berharap bantuan dari para dermawan demi kelencaran pengobatan putrinya itu.

"Saya berharap ada yang membantu biaya pengobatan anakku, kasian meskipun kita ini memiliki BPJS tapi tidak semua jenis obat ditanggung,"ujarnya.

Direktur RSUD Mamuju dr. Titin Hayati saat mengarakan, dokter yang menangani belum ada konfirmasi kepada dirinya apakah pasien tersebut akan di rujuk ke Makassar.

"Sepanjang masih bisa kita ditangani disini tidak akan dirujuk ke Makassar, kecuali kalau ada indikasi lain terpaksa harus kita rujuk,"kata dr. Titin.

Wartawan Tribun juga belum dapat melakukan konfirmasi terhadap dokter spesialis anak yang menangani Ainun Magfirah yakni dr Sri Hasriati, soal penyakitnya itu.

Penulis: Nurhadi Editor: Imam Wahyudi Sumber: Tribun Timur Ikuti kami di Arogan Pukulkan Helm Baja ke 7 Anak Buahnya, Kombes Ekotrio Dicopot dari Jabatannya Sumber: Google News | Liputan 24 Mamuju

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »