www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Oknum Aparat Desa hingga Camat di Mamasa Dilaporkan Menyuap ...

Posted by On 07.08

Oknum Aparat Desa hingga Camat di Mamasa Dilaporkan Menyuap ...

MONEY POLITIK PILKADA MAMASA : Oknum aparat desa hingga camat di mamasa dilaporkan menyuap pemilihKOMPAS.Com MONEY POLITIK PILKADA MAMASA : Oknum aparat desa hingga camat di mamasa dilaporkan menyuap pemilih

MAMASA, KOMPAS.com â€" Oknum aparat desa hingga camat di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat dilaporkan warga karena diduga melakukan praktek suap kepada warga untuk mempengaruhi independensi pemilih.

Oknum tersebut dilaporkan oleh Abdul Rahman, seorang tim salah satu pasangan calon bupati dan wakil Bupati di pilkada di Mamasa, ke sentra Gakkumdu Mamasa, Rabu (27/6/2018) dini hari (27/6/20 18).

Baca juga: Hadang Serangan Fajar Pilkada, Polisi Gelar Razia

Di hadapan Komisioner Panwaslu Mamasa Rustam dan penyidik Gakkumdu, Abdul Rahman mengaku diminta oleh seorang camat mengumpulkan data warga yang akan diberi uang guna memilih calon dukungannya.

Dia menyebutkan, ada dana sekitar Rp 50 juta untuk dibagikan kepada para tim melalui kepala desa masing-masing.

“Saya diberi uang Rp 5.120.000 untuk dibagikan kepada calon pemilih sesuai daftar yang diserahkan, tapi saya tidak bagi dan memilih melaporkan karena ini mencederai proses demokrasi di Mamasa,” jelas Abdul Rahman.

Baca juga: Pelaku Serangan Fajar Jelang Pilkada Bakal Ditendak Tegas

Dia sendiri mendapatkan uang pelicin untuk dibagikan sebesar Rp 5.120.000.

Uang itu tidak dibagikan namun dilaporkannya ke Panwaslu dan tim Gakkumdu Mamasa sebagai barang bukti pelanggaran udang-undang Pilkada.

Selain menyerahkan uang Rp 5.120.000 ke Panwaslu Mamasa, Rahman juga menyerahkan daftar nama-nama warga calon penerima uang yang jumlahnya bervariasi setiap keluarga.

Baca juga: Antisipasi Serangan Fajar di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Sementara itu, Rustam membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, laporan tersebut telah memenuhi syarat formil dan materil sehingga akan segera dirapatkan tim Gakkkumdu sebagai tindak lanjut laporan warga tersebut.

“Karena Laporannya sudah memenuhi syarat formil dan materil, Laporan in nantinya segera akan dibahas tim Gakkumdu Mamasa,” jelas Rustam.

Pasutri

Sebelumnya, Selasa (26/6/2018) kemarin oknum aparat Desa di kecamatan Mamasa, Sulawesi Barat, juga diadukan ke sentra Gakkumdu karena diduga membujuk sepasang suami istri untuk meilih pasangan calon tertentu di pilkada kotak kosong Mamasa 2018.

Baca juga: Survei SSC: 99 Persen Pemilih Pilkada Jatim Akan Terima Serangan Fajar

Timotius dan istrinya Arruan Tudang, Warga Desa Orobua, Kecamatan Sesena padang (Sespa), mendatangi Kantor Panwas Kecamatan Sespa sambil mebawa uang Rp 200.000 lengkap dengan nama calon penerimanya.

Timotius menuturkan di depan Panwaslu, oknum aparat desa tersebut menyerahkan uang Rp 200.000 sambil menitip pesan untuk memilih pasangan calon tunggal di Pilkada Mamasa.

Kompas TV Setelah melakukan pencoblosan, Deddy Mizwar berencana untuk bertolak ke Bandung

Berita Terkait

Mahar Politik, Serangan Fajar, dan Suap

Djarot: Tangkap Pelaku "Serangan Fajar", tapi Jangan Dipukuli

Anies: Jangan Coba-coba Lakukan "Serangan Fajar"

Jelang Pemungutan Suara Pilkada, Polisi Awasi "Serangan Fajar"

Terima "Serangan Fajar"? Laporkan ke Polisi

Terkini Lainnya

Pembukaan Asian Games, Istana Benarkan Jokowi Undang Kim Jong Un dan Moon Jae In

Pembukaan Asian Games, Istana Benarkan Jokowi Undang Kim Jong Un dan Moon Jae In

Nasional 28/06/2018, 21:05 WIB Meski Menang Quick Count, PKB Perintahkan Kadernya Kawal Suara Rindu

Meski Menang Quick Count, PKB Perintahkan Kadernya Kawal Suara Rindu

Regional 28/06/2018, 20:51 WIB Pasca-Pilkada, Gerindra Makin Intensif Bangun Koalisi bersama PKS-PAN

Pasca-Pilkada, Gerindra Makin Intensif Bangun Koalisi bersama PKS-PAN

Nasional 28/06/2018, 20:51 WIB Polisi Didorong Tuntaskan Kasus Penembakan Mobil Serikat Pekerja JICT

Polisi Didorong Tuntaskan Kasus Penembakan Mobil Serikat Pekerja JICT

Megapolitan 28/06/2018, 20:44 WIB Cerita Pengemudi Go-Jek Terbantu Layanan Pembayaran Non Tunai

Cerita Pengemudi Go-Jek Terbantu Layanan Pembayaran Non Tunai

Megapolitan 28/06/2018, 20:42 WIB Golkar Usulkan Koalisi Pengusung Jokowi Segera Dipastikan

Golkar Usulkan Koalisi Pengusung Jokowi Segera Dipastikan

Nasional 28/06/2018, 20:42 WIB Dua Kubu Paslon Klaim Menang di Pilkada Kota Bima

Dua Kubu Paslon Klaim Menang di Pilkada Kota Bima

Regional 28/06/2018, 20:36 WIB Polisi: Batu yang Dilempar dari JPO Tol Jakarta-Merak Diduga dari Proyek Jalan

Polisi: Batu yang Dilempar dari JPO Tol Jakarta-Merak Diduga dari Proyek Jalan

Megapolitan 28/06/2018, 20:34 WIB Jika Tertangkap, Buaya Kali Grogol akan Dibawa ke Pusat Penyelamatan Satwa

Jika Tertangkap, Buaya Kali Grogol akan Dibawa ke Pusat Penyelamatan Satwa

Megapolitan 28/06/2018, 20:31 WIB Seru, Ini 5 Tips Menulis Bersama Anak Saat Liburan

Seru, Ini 5 Tips Menulis Bersama Anak Saat Liburan

Edukasi 28/06/2018, 20:29 WIB Hari Pertama Beroperasi, Angkot OK 16 Masih Sepi Penumpang

Hari Pertama Beroperasi, Angkot OK 16 Masih Sepi Penumpang

Megapolitan 28/06/2018, 20:28 WIB Fadli Zon: Keinginan Ganti Presiden Cukup Tinggi

Fadli Zon: Keinginan Ganti Presiden Cukup Tinggi

Nasional 28/06/2018, 20:24 WIB Truk Trailer Terguling di Tomang karena Belok Menikung

Truk Trailer Terguling di Tomang karena Belok Menikung

Megapolitan 28/06/2018, 20:22 WIB Duduk di 'Sendok' Ekskavator Hingga Naik Pohon Kelapa, Cara Warga Lawan Pembangunan Bandara Kulonprogo

Duduk di "Sendok" Ekskavator Hingga Naik Pohon Kelapa, Cara Warga Lawan Pembangunan Bandara Kulonprogo

Regional 28/06/2018, 20:20 WIB Remaja Ini Bekap Mulut Pedagang Pempek dan Melecehkannya

Remaja Ini Bekap Mulut Pedagang Pempek dan Melecehkannya

Regional 28/06/2018, 20:19 WIB Load MoreSumber: Google News | Liputan 24 Mamasa

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »