www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sulawesi Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pimpinan Upacara Hari Kelahiran Pancasila, Ini Pesan Waka Polda ...

Posted by On 00.07

Pimpinan Upacara Hari Kelahiran Pancasila, Ini Pesan Waka Polda ...

Pimpinan Upacara Hari Kelahiran Pancasila, Ini Pesan Waka Polda Sulbar

Tidak ada pilihan lain kecuali harus menjadikan Indonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional.

Pimpinan Upacara Hari Kelahiran Pancasila, Ini Pesan Waka Polda SulbarTRIBUN TIMUR/NURHADIWaka Polda Sulbar pimpin upacara hari kelahiran Pancasila di mapolda, Jl. Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Jumat (1/6/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar upacara peringatan hari kelahiran Pancasila, di Mapold a Sulbar, Jl Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Jumat 1 Juni 2018.

Upacara hari kelahitan Pancasila dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda), Kombes Pol Sutendi, dihadiri para Pejabat Utama dan seluruh personel Polda Sulbar.

Peringatan hari kelahiran Pancasila yang dilaksanakan dengan pengibaran bendera di seluruh tanah air, menjadi yang pertama kalinya sejak Presiden Joko Widodo menerbitkan Kepres nomor 24 tahun 2016 tentang hari lahir Pancasila pada 1 Juni 2016 lalu.

Waka Polda Sulbar Kombes Pol Endi Sutendi dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari kelahiran Pancasila diharapan, komitmen seluruh rakyat Indonesia terhadap Empat Pilar Negara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, semakin teguh.

"Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan pertanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir, Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan para pejuang kemerdekaan da ri seluruh pelosok nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita,"kata Kombes Pol Endi Sutendi.

Ia menuturkan, bangsa Indonesia perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme. Konflik sosial ,terorisme dan perang saudara. Endi Sutendi berujar, dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa terhindar dari bingkai garis masalah tersebut. kita bisa hidup rukun dan bergotong royong.

"Komitmen pemerintah untuk penguatan pancasila sudah jelas dan sangat kuat. Berbagai upaya terus kita lakukan. Bahkan telah diundangkan peraturaan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang unit kerja Presiden Pembina Ideologi Pancasila," kata dia.

Lanjutnya, bersama seluruh komponene bangsa, lembaga baru ini ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari hari , yang terintegrasi dengan program pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejaht eraan dan berbagai program lainnya, menjadi bagian integral dari pengamalan nilai nilai Pancasila.

"Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus bahu membahu dalam mewujudkan cita cita bangsa sesuai dengan Pancasila. tidak ada pilihan kecuali seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk pesatuan dan persaudaraan,"ucapnya.

Menurutnya, bangsa Indonesia harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran.

Tidak ada pilihan lain kecuali harus menjadikan Indonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional.

"Olehnya, mari jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita . Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran dan saling membantu untuk kepentingan bangsa,"katanya. (*)

Penulis: Nurhadi Editor: Suryana Anas Ikuti kami di Mahasiswi Tewas di Toilet Gereja Usai Pamit Temui Pendeta, Ada yang Janggal di Organ Vital Korban Sumber: Google News | Berita 24 Sulbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »