www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Wow, Ada Pabrik Sabu-sabu di Majene Sulbar, Digrebek BNN Pusat

Posted by On 22.37

Wow, Ada Pabrik Sabu-sabu di Majene Sulbar, Digrebek BNN Pusat

Wow, Ada Pabrik Sabu-sabu di Majene Sulbar, Digrebek BNN Pusat

Asri mengungkapkan, dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan sepasang suami istri, yakni Wahyullah dan Jamilah

Wow, Ada Pabrik Sabu-sabu di Majene Sulbar, Digrebek BNN PusatistBadan Narkotika Nasional (BNN) Pusat menggrebek rumah di perumahan berlokasi di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang dijadikan sebagai tempat produksi atau pabrik sabu-sabu, Senin (9/7/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAJENE - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat menggrebek rumah di perumahan berlokasi di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sul awesi Barat, yang dijadikan sebagai tempat produksi atau pabrik sabu-sabu, Senin (9/7/2018).

Penggrebekan BNN diback up secara ketat oleh personel polisi dari Polres Majene.

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy saat dihubungi membenarkan hal itu. Asri mengatakan, penggrebekan rumah yang dijadikan sebagai tempat memproduksi narkoba sabu-sabu oleh BNN tepat diperumahan BTN Griya Pesona Lembang Blok A6 RT 006 Majene.

"Benar ada pengungkapan yang dilakukan oleh BNN Pusat. Polres Majene memberikan back up penjagaan TKP dan bantu penggunaan ruang Satnarkoba untuk pemeriksaan bagi tersangka yang diamankan," kata AKBP Asri Effendy.

Asri mengungkapkan, dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan sepasang suami istri, yakni Wahyullah dan Jamilah yang meninggali rumah tersebut bersama dua orang lelaki dewasa, yang turut diamankan oleh petugas.

"Awal kasus ini diketahui berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di perumahan BTN Griya Pesona Lembang Blok A6 RT 006 Kelurahan Lembang, Banggae Timur, diduga adanya kegiatan produksi clandestine laboratorie (CL) shabu - shabu. Setelah tim melakukan penyelidikan berhasil mengamankan dua orang berikut barang buktinya," ujarnya.

Dari hasil interograsi, kata Asri, tersangka Wahyu mengaku telah dikendalikan oleh seseorang tahanan bernama Lexi yang saat ini menjalani penahanan di Lapas Tangerang, Banten.

"Wahyu telah melakukan produksi clandestine laboratorie (CL) shabu -shabu sebanyak tiga kali sejak bulan Mei dan hasilnya dikirim ke Jakarta melalui kantor pos Majene Sulawesi Barat," katanya.

Asri mengatakan, saat ini pihak BNN Pusat berusahan melakukan pengembangn guna mengungkap jaringan lainnya.

Dari penggerebekan ini, tim BNN Pusat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya :

Satu unit handphone nokia warna merah, satu unit handphone android merk oppo warna hitam, timbangan digital merk golden tree sf 400 warna pu tih, empat buah jeriken isi besin, dua buah jeriken kosong bekas isi HCL, dua buah jeriken ukuran 1000 ML bekas isi H2504, satu buah jeriken merah ukuran 10 liter isi bensin XYLOL.

Plastik isi soda api lima bungkus, satu plastik red fosfor, kompor listrik MSP 310, pompa listrik air untuk pendingin, kayu pengaduk, enam buah teko warna hijau untuk penampung air, botol labu dua buah, botol bening dua buah bekas H 2504, pipa gelas tabung satu set, bekas kertas penyaringan.

Timbangan kue warna merah, kain penyaringan warna putih, ember besar warna hijau leburan neo napacin, botol stainlese isi fosfor satu buah, enam botol isi serbuk besi utuh, tiga kardus kosong, dua buah galon air mineral, dua buah toples bening warna tutup biru bekas aseton.

Tiga botol aseton, satu buah selang bening, satu jarum selang infus, gelas ukur bening, klip palstik ukuran besar dan kecil, penyangga bola tabung, saringan warna ungu, dan gelas mangkok berisikan sisa hasil shabu-shabu.

Penulis: Nurhadi Editor: Imam Wahyudi Sumber: Tribun Timur Ikuti kami di Wanita Mengaku Dianiaya Oknum Anggota DPRD dan Mengadu ke Hotman Paris, Polisi Minta Buku Nikah Sumber: Berita Sulawesi Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »