GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Aspek Kebebasan Sipil di Sulbar Tahun 2017 Dapat Predikat Buruk

Aspek Kebebasan Sipil di Sulbar Tahun 2017 Dapat Predikat Buruk

Aspek Kebebasan Sipil di Sulbar Tahun 2017 Dapat Predikat Buruk Sulawesi Barat merupakan daerah yang mengalami penurunan IDI tertinggi.Rabu, 15 Agustus 2018 15:19nu…

Aspek Kebebasan Sipil di Sulbar Tahun 2017 Dapat Predikat Buruk

Aspek Kebebasan Sipil di Sulbar Tahun 2017 Dapat Predikat Buruk

Sulawesi Barat merupakan daerah yang mengalami penurunan IDI tertinggi.

Aspek Kebebasan Sipil di Sulbar Tahun 2017 Dapat Predikat Buruknurhadi/tribunsulbar.comPres rilis BPS Sulbar terkait Indek Demokrasi Indonesia (IDI) Sulawesi Barat di Aula Kantor BPS, Jl Marthadinata, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Mamuju, Rabu (15/8/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Indek Demokrasi Indonesia (IDI) Sulawesi Barat tahun 2017 mengalami penurunan yang signifikasi. IDI Sulbar 2017 sebesar 67.74 % dar i skala 0 sampai 100, angka ini turun 4,63 poin dibandingkan dengan IDI Sulawesi Barat 2016 sebesar 72,37 %.

Kepala Badan Pusat Statistik Sulawesi Barat, Win Rizal mengatakan ada tiga faktor yang membuat IDI Sulawesi Barat pada tahun 2017 menurun pada tahun 2017, namun paling banyak dipengaruhi aspek kebebasan sipil.

"Perubahan dari 2016 ke 2017 dipengaruhi tiga aspek demokrasi, yakni kebebasan sipil turun 9,33 poin atau 82,89% menjadi 73,56%, hak politik turun 8,18 poin atau 69,02 % menjadi 60,84%, lembaga-lembaga demokrasi 6,92 poin atau 64,47 menjadi 71,39 %," kata Win Rizal kepada wartawan di kantor BPS Jl Marthadinata, Kelurahan Simboro, Mamuju, Rabu (15/8/2018).

Dalam aspek kebebasan sipil, kata dia, hanya indikator nomor 3 yang mengalami peningkatan dari 10 indikator. Akibatnya skor turun 75,00 poin pada tahun 2017, indikator satu menjadi kategori buruk.

"Dari seluruh provinsi yang di wilayah Sulawesi, Sulawesi Barat merupakan daerah yang mengalami penurunan IDI tertinggi. Sementara untuk skala nasional Sulawesi Barat hanya mengalahkan Papua dan Papua Barat," tuturnya.

Ia menjelaskan, meski menurun, namun angka tersebut masih berada pada kategori "sedang". Capaian IDI dari 2009 hingga 2017 mengalami fluktuasi. Pada awal mula IDI dihitung tahun 2009, IDI Sulawesi Barat sebesar 67,99 %.

"Tahun 2010 turun menjadi 66,57 %, kembali turun pada tahun 2011 menjadi 66,39 %, lalu pada 2012 turun menjadi 63,65%, kemudian tuhun 2013 sedikit naik menjadi 64,02 %. Lalu 2014 naik signifikan menjadi sebesar 76,69 %," jelasnya.

Dikatakan, pada 2015 kembali turun menjadi 68,25 % dan pada 2016 IDI Sulawesi Barat kembali meningkat menjadi 72,37 %. Pada tahun 2017 ini, IDI Sulawesi Barat, kembali mengalami penurunan menjadi sebesar 67,74 %.

"Jadi dalam sejarah perkembangan IDI Sulawesi Barat, tahun 2014 menjadi tahun yang mengalami peningkatan yang paling tinggi dan terendah tahun 2012. Fluktuasi angka IDI adalah cerminan dinamika demokrasi di Indonesia," katanya.

Ia menuturkan, metodologi perhitungan IDI Sulawesi Barat, menggunakan empat sumber data yaitu review surat kabar lokal, review dokumen (Perda, pergub dll), Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam.(*)

Penulis: Nurhadi Editor: Hasriyani Latif Ikuti kami di Wanita Tewas usai Kencan di Gubuk, Berawal saat Hendak Bantu Acara Warga Sumber: Berita Sulawesi Barat

Tidak ada komentar