GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Dua Raja dari Sulawesi Barat Ini Pernah Tinggal di Belitong, Satu ...

Dua Raja dari Sulawesi Barat Ini Pernah Tinggal di Belitong, Satu ...

Sejarah Pulau Belitong Dua Raja dari Sulawesi Barat Ini Pernah Tinggal di Belitong, Satu Meninggal dan Seorang Lagi Pulang Perjalanan Munir ke Beli…

Dua Raja dari Sulawesi Barat Ini Pernah Tinggal di Belitong, Satu ...

Sejarah Pulau Belitong

Dua Raja dari Sulawesi Barat Ini Pernah Tinggal di Belitong, Satu Meninggal dan Seorang Lagi Pulang

Perjalanan Munir ke Belitung bertujuan untuk menelusuri jejak sejarah Topole di Belitung, seorang Raja Mandar

Dua Raja dari Sulawesi Barat Ini Pernah Tinggal di Belitong, Satu Meninggal dan Seorang Lagi Pulangposbelitung.co/Wahyu KurniawanMuhammad Munir sedang menunjukkan kaos bergambar raja Mandar Topole Di Balitung memiliki nama asli I Calo Amana Wewang.

POSBELITUNG.CO - Muhammad Munir tiba di Tanjungpandan, Belitung, Minggu.

Ia memulai perjalanannya dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat Sabtu malam menuj u Makasar selama lima jam, kemudian pagi naik pesawat ke Jakarta, dan tiba di bandara H.AS Hanandjoeddin jelang siang.

Perjalanan Munir ke Belitung bertujuan untuk menelusuri jejak sejarah Topole di Belitung, seorang Raja Mandar yang diasingkan Belanda pada tahun 1907 di Tanjung Pandan.

Kehadirannya juga sekaligus menjadi pengingat bahwa Belitung dan Mandar sudah menjalin hubungan sangat lama, jauh sebelum kisah pengasingan sang Raja Topole Di Balitung dimulai.

“Sekitar tahun 1700-an, juga ada Raja Tomatindo Di Balitung, beliau itu Raja Sendana di Mandar dan meninggalnya di Belitung dimakamkan di sini, tapi bukan karena diasingkan, mereka ke sini karena sedang berdagang,” kata Munir kepada Pos Belitung, Minggu sore.

Menurut Munir, Raja Tomatindo memang sengaja ingin dimakamkan di Belitung dan ia bukan meninggal mendadak dalam perjalanan.

Dalam cerita dituturkan bahwa Raja Tomatindo Di Balitung sadar dirinya sudah tua dan kemudian mewariskan ke rajaannya kepada ahli waris.

Kemudian ia berangkat menuju Belitung dan tidak kembali lagi.

“Dari kisah inilah diyakini bahwa Raja Tomatindo Di Balitung memang sengaja ingin menghabiskan hidupnya di Belitung dan dimakamkan di Belitung, hanya saja kita tidak tahu di mana makamnya sekarang,” kata Munir.

Orang Mandar sejak lama dikenal sebagai pelaut ulung dan juga pedagang.

Halaman selanjutnya 1234
Penulis: Wahyu Kurniawan Editor: edy yusmanto Sumber: Pos Belitung Ikuti kami di Kembali Viral, Video Wanita Diduga Curang saat Meladeni Pembeli dengan Tukar Dagangan usai Ditimbang Sumber: Berita Sulawesi Barat

Tidak ada komentar