GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

1.683 Hektare Kebun Kelapa Sawit di Luwu Utara Akan Diremajakan

1.683 Hektare Kebun Kelapa Sawit di Luwu Utara Akan Diremajakan

1.683 Hektare Kebun Kelapa Sawit di Luwu Utara Akan Diremajakan Kelapa sawit merupakan salah satu fokus Pemkab Luwu Utara di bidang perkebunan karena merupakan komo…

1.683 Hektare Kebun Kelapa Sawit di Luwu Utara Akan Diremajakan

1.683 Hektare Kebun Kelapa Sawit di Luwu Utara Akan Diremajakan

Kelapa sawit merupakan salah satu fokus Pemkab Luwu Utara di bidang perkebunan karena merupakan komoditi ekspor.

1.683 Hektare Kebun Kelapa Sawit di Luwu Utara Akan Diremajakanchalik mawardi/tribunlutra.comTanaman kelapa sawit di Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Tercatat 1.683 hektare kebun kelapa sawit akan diremajakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara, Sulawesi Selatan tahun ini.

Hal ini dikemukanan Bupati Luwu Utara, Indah Put ri Indriani pada kegiatan sosialisasi peremajaan kelapa sawit di Hotel Remaja, Jl Pajorra, Masamba, Senin-Selasa (1-2/10/018).

Indah menyebut, budidaya kelapa sawit merupakan salah satu fokus Pemkab Luwu Utara di bidang perkebunan karena merupakan komoditi ekspor.

"Melalui proses peremajaan akan berdampak pada peningkatan produksi, sehingga kita bisa menjadi salah satu daerah yang siap menjadi pemasok komoditi ekspor di Sulawesi Selatan. Sehingga capaian utamanya yaitu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud," tuturnya.

Baca: Jadi Penikmat Sabu, Mandor Kebun Kelapa Sawit di Tobadak Mamuju Tengah Dibekuk Tim Phyton

Baca: Tauhid Pimpin Forum Kelapa Sawit Luwu Utara

Selain melakukan peremajaan tanaman kelapa sawit, Pemkab Luwu Utara juga telah menyutujui izin hadirnya tiga pabrik kelapa sawit.

"Satu di antaranya telah beroperasi, sementara dua diantaranya ditargetkan beroper asi pada tahun 2019," ujarnya.

Terkait proses peremajaan tanaman kelapa sawit, Luwu Utara menjadi salah satu dari dua kabupaten di Sulawesi Selatan yang mendapat bantuan dengan alokasi anggaran Rp 25 juta per hektare.

"Sehingga kami mengajak kejaksaan dan kepolisian untuk sama-sama mengawal. Saya tidak mau yang niatannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat malah hal yang tidak diinginkan yang didapatkan," tuturnya.(*)

Penulis: Chalik Mawardi Editor: Hasriyani Latif Ikuti kami di Wali Kota Bogor Nyamar Pesan Wanita, Dua Pelaku Prostitusi Digerebek, Ngaku Sehari Layani 5 Pria Sumber: Google News | Liputan 24 Tobadak

Tidak ada komentar