Rencana Aksi 211 di Mamuju, Sekertaris FKPT Sulbar: Tak Perlu ...

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Rencana Aksi 211 di Mamuju, Sekertaris FKPT Sulbar: Tak Perlu ...

Berita 24 Indonesia
Minggu, 04 November 2018
Rencana Aksi 211 di Mamuju, Sekertaris FKPT Sulbar: Tak Perlu ...

Rencana Aksi 211 di Mamuju, Sekertaris FKPT Sulbar: Tak Perlu Ada Aksi Berjilid-jilid Seperti Ini

Rencana unjuk rasa tersebut direncanakan dipusatkan di Masjid Suhada Mamuju dinilai melanggar aturan

Rencana Aksi 211 di Mamuju, Sekertaris FKPT Sulbar: Tak Perlu Ada Aksi Berjilid-jilid Seperti IniHANDOVERSekretaris FKPT Sulbar, Ashari

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Sekretaris Forum Komunikasi Penanggulangan Teroris (FKPT) Sulbar, Ashari mengatakan, rencana unjuk rasa massa Aliansi Umat Islam Bela Tauhid di Mamuju, usai Salat Jumat, (2/11/2018) mestinya dibatalkan oleh kepolisian.

Menur ut Ashari, aksi yang direncanakan dipusatkan di Masjid Suhada Mamuju, dinilai melanggar aturan dan mekanisme yang diatur dalam Undang-undang dan Peraturan Kapolri terkait menyampaikan pendapat di muka umum.

"Sesuai penelusuran kami, aksi ini tidak diberitahukan tiga hari sebelum aksi dilaksanakan. Itu berarti menyalahi aturan yang ada," kata Ashari Rauf kepada TribunSulbar.com.

Baca: TRIBUNWIKI: Masih Ingat Becak? Begini Riwayat dan Asal Usulnya!

Baca: Soal TKP Dinilai Paling Susah, Ini Tips Lolos Tes SKD: Jawab Soal Ini Dulu dan Hindari 3 Hal ini

Baca: Tak Ada Pemain PSM Makassar di Timnas Piala AFF 2018, PSM Diuntungkan?

Ashari menuturkan, aksi itu juga dikhawatirkan dapat memprovokasi umat Islam lainnya di Mamuju, yang selama ini aman-aman saja.

"Jika tuntutannya karena persoalan aksi pembakaran bendera HTI di Garut, maka mestinya tak perlu ada aksi berjilid-jilid seperti i ni. Kita khawatirkan umat jadi terprovokasi,"katanya.

Apalagi, kata dia, persoalan di Garut sudah ditangani secara profesional oleh pihak Kepolisian, bahkan sudah menetapkan tersangka.

"Sehingga tak mesti ada provokasi seperti ini. Biarkan kepolisian bekerja sebaik mungkin. Apalagi, situasi jelang Pilpres seperti ini, isu apa saja bisa digoreng dan melebar kemana-mana. Buktinya di berbagai daerah, isu yang disuarakan jadi melebar kemana-mana,"jelas Ashari.

Jika aksi tetap berlangsung, lanjut Ashari, kepolisian harus menyiapkan pengamanan seoptimal mungkin.

Kepada jamaah Masjid Suhada, diharapkan agar tak ikut terprovokasi dengan ajakan aksi itu.

Intro1
Penulis: Nurhadi Editor: Suryana Anas Ikuti kami di Video PilihanSumber: Google News | Liputan 24 Mamuju